Ganjil dan Genap Jakarta

Uji coba ganjil genap yang diberlakukan 27 Juli – 26 Agustus 2016 dinilai berhasil mengurangi kemacetan bahkan meningkatkan jumlah penumpang Transjakarta. Sesuai rencana, maka kebijakan ganjil genap resmi berlaku hari ini, 30 Agustus 2016.

Penerapan kebijakan itu mengacu pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 164 Tahun 2016 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap, meliputi pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat kendaraan ganjil dan genap, diberlakukan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalam Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Subroto (persimpangan Jalan HR Rasuna Said sampai Gerbang Pemuda) dari hari Senin sampai dengan hari Jumat, tepatnya pada pukul 07:00-10:00 WIB dan 16:00-20:00 WIB.

Selain itu, dengan berlakunya kebijakan tersebut akan berlaku juga penilangan terhadap pengendara yang melanggarnya. Sanksi untuk pelanggar merujuk pada pelanggaran tanda nomor kendaraan bermotor seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Khususnya, pasal 280 juncto 68 ayat 1 tentang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), dengan denda maksimal sebesar Rp.500.000,-

Semoga dapat menjadi solusi atas masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta.

© 2016 – 2017, bastamanography.id.

saya percaya para pengunjung dan pembaca tulisan-tulisan di website ini adalah mereka yang termasuk golongan cerdas dan terpelajar, yang mampu berkata santun, berkritik disertai saran yang membangun dalam berkomentar, terima kasih ..