Hadiah Terindah 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Intro

Hadiah terindah di peringatan 71 tahun kemerdekaan Indonesia datang dari acara Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil yang rasanya tidak seperti waktu saya kecil dulu saat hanya TVRI menjadi satu-satunya pusat informasi visual di Indonesia, yang menjadi perhatian setiap hari setiap waktu selama acara itu berlangsung menjadi tontonan wajib rakyat Indonesia, padahal saat itu hanya menonton atlit dari negara-negara lain. Lagu Indonesia Raya berkumandang saat Alan Budikusuma dan Susi Susanti di Olimpiade 1992 di Barcelona memenangkan medali emas di cabang olah raga badminton di tunggal putra dan tunggal putri. Lalu di Olimpiade Atlanta 1996, pasangan Ricky Subagja dan Rexi Mainaki memenangkan medali emas di ganda putra cabang olah raga badminton. Chandra Wijaya dan Toni Gunawan di Olimpiade Sidney 2000 memenangkan medali emas di ganda putra cabang olah raga badminton. Taufik Hidayat menyusul di Olimpiade Athena 2004 memenangkan medali emas di cabang tunggal putra badminton. Setelah itu Hendra Setiawan dan Markis Kido memenangkan ganda putra badminton di Olimpiade Beijing, 2008. Dan baru tahun ini kembali Indonesia memperoleh medali emas di Olimpiade dan lagi-lagi dari cabang olah raga badminton melalui Tontowi Ahmad dan Liliana Natsir di ganda campuran pada tanggal 17 Agustus 2016 jam 2 siang waktu Rio de Janeiro, Brasil. Dan jangan lupa, masih banyak pahlawan-pahlawan kita yang berjuang di Olimpiade meskipun tidak mendapatkan medali emas, tetapi saya yakin bahwa mereka berjuang mempersembahkan jiwa raganya untuk mencapai cita-cita yang tertinggi dan yang terbaik.

pembangunan bidang olah raga di Indonesia belum merata, masih bersifat insidentil, euforia, sporadis dan bukan suatu inisiasi stimulan yang berkesinambungan

Di antara semua itu, bagi saya tergambarkan bahwa pembangunan bidang olah raga di Indonesia belum merata, masih bersifat insidentil, euforia, sporadis dan bukan suatu inisiasi stimulan yang berkesinambungan. Padahal selain badminton masih ada cabang olah raga lain yang mampu berbicara di dunia internasional, contohnya cabang olah raga panahan, renang, berkuda, pencak silat, angkat berat, karate, dan masih banyak lagi. Entah apa yang salah dan siapa yang salah, tetapi ini adalah pekerjaan rumah bagi para pemimpin kita untuk lebih baik lagi dan bersungguh-sungguh bekerja untuk bangsa dan negara ini lebih dari sekedar mengejar moment berfoto-foto selfie, narsis dan saling beradu klaim keberhasilan saat media pers menjadikan topik headline.

Tapi ya sudahlah .. saat ini pasti lebih baik kita beryukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan kesempatan memberikan yang terbaik bagi Indonesia tercinta, menghaturkan terima kasih yang tak terhingga atas perjuangan para atlit terbaik Indonesia di Brasil, terutama untuk Tontowi Ahmad dan Liliana Natsir dan mari menikmati moment-moment pemberian hadiah terindah bagi 71 tahun kemerdekaan Indonesia dari Tontowi Ahmad dan Liliatna Natsir yang diambil dari berbagai sumber di media online ..

© 2016 – 2017, bastamanography.id.

saya percaya para pengunjung dan pembaca tulisan-tulisan di website ini adalah mereka yang termasuk golongan cerdas dan terpelajar, yang mampu berkata santun, berkritik disertai saran yang membangun dalam berkomentar, terima kasih ..