Manusia Sebagai Makhluk Yang Berbudaya

 

Manusia memiliki kemapuan untuk mengola potensi diri (akal pikiran) interaksi dan mengola lingkungan. Dalam mengola diri, manusia melahirkan ilmu dan keyakinan diri. Berinteraksi melahirkan tata aturan dan norma. Sedangkan mengola lingkungan, selain melahirkan organisasi juga melahirkan alat dan teknologi.

Keseluran dari kemampuan pengolahan manusia itu, baik secara individual maupun kolektif, disebut budaya. Dengan kata lain, dimana ada manusia disana ada masyarakat dan dimana ada masyarakat disana ada kebudayaan oleh karena itu manusia adalah makhluk budaya.

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitandengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Menurut Koentjaraningrat: kebudayaan adalah seluruh kelakuan dan hasil kelakuan manusia yang teratur oleh tata kelakuan yang harus didapatkanya dengan belajar dan yang semuanya tersusun dalam kehidupan masyarakat. Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :

  1. Wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya. Wujud pertama dari kebudayaan ini bersifat abstrak, berada dalam pikiran masing-masing anggota masyarakat di tempat kebudayaan itu hidup
  2. Aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat. Sistem sosial terdiri atasaktifitas-aktifitas manusia yang saling berinteraksi, berhubungan serta bergaul satu dengan yang lain setiap saat dan selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat kelakuan. Sistem sosial ini bersifat nyata atau konkret
  3. Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karyamanusia dalam masyarakat.

Manusia dinilai makhluk yang berbudaya jika manusia tersebut memiliki akal dan pikiran yang selalu aktual dalam mengisi kehidupannya dengan tidak lelah mencari ilmu pengetahuan apapun untuk mengembangkan kepribadiannya. Dengan berbekal akal dan pikiran yang terus-menerus diasah, diharapkan manusia tersebut mencapai tujuan-tujuan hidup mereka dengan baik. Sehingga dari hal tersebut, manusia dapat membagi apa yang telah meraka dapatkan dengan manusia-manusia lainnya yang membutuhkan.

Budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang. Suatu kebudayaan memancarkan suatu ciri khas dari masyarakatnya yang tampak dari luar. Dengan menganalisis pengaruh akibat budaya terhadap lingkungan seseorang dapat mengetahui, mengapa di sebuah lingkungan tertentu akan berbeda kebiasaanya dengan lingkungan lainnya dan mengasilkan kebudayaan yang berbeda pula. 

Menurut Clyde Kluckhohm menyebut ada beberapa unsur kebudayaan yaitu bahasa, system pengetahuan, organisasi sosial system peralatan hidup dan teknologi, system mata pencarian system religi dan kesenian :

  1. Bahasa yaitu alat komunikasi, baik yang di wujudkan dalam bentuk bahasa lisan, tulisan, atau simbolik.
  2. Pengetahuan yaitu aspek fungsi dari akal pikran manusia.
  3. Organisasi sosial yaitu kelembagaan sosial dimasyarakat baik yang bersifat primer (alamiah) maupun sekunder ( dibentuk)
  4. Kesenian yaitu wujud ekspresi seni masyarakat. Dalam konteks kesehatan yaitu penggunaan music yang digunakan dalam terapi kesehatan tata ruang kamar rumah sakit secara indah juga termasuk kedalam wujud kesenian
  5. Alat dan teknologi yaitu perangkat bantu dalam memperlancar aktifitas manusia dalam mencapai kebutuhan hidupnya
  6. Religi, yaitu aspek kepercayaan dan keyakinan manusia pada al-khaliq atau sesuatu yang suci
  7. Mata pencaharian setiap masyarakat memiliki unsure mata pencaharian mulai bertanya sampai menjual jasa, tenaga kesehatan adalah mata pencaharian penjual jasa
  8. Sistem pendidikan yaitu proses manusia dalam mengsosialisasikan nilai dan norma kepada anggota masyarakatnya, baik dilingkungan rumah keluarga atau lembaga sosial tertentu.

© 2017, bastamanography.id.

saya percaya para pengunjung dan pembaca tulisan-tulisan di website ini adalah mereka yang termasuk golongan cerdas dan terpelajar, yang mampu berkata santun, berkritik disertai saran yang membangun dalam berkomentar, terima kasih ..