Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik se-Asia Tenggara

Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta pada pertengahan Januari 2017 yang lalu dianugerahi penghargaan dari Asean Community Tourism Award yang bermarkas di Singapura sebagai Desa Wisata Terbaik di Asia Tenggara, karena mampu menjadikan raksasa batu-batu purba berusia jutaan tahun yang menggunung dan menciptakan pemandangan epic dan mampu mengelola secara profesional dengan membuktikan mampu menjelma menjadi Desa wisata yang memberikan kontribusi berupa kesejahteraan sosial yang nyata bagi warga Desa setempat melalui rupa-rupa program pengembangan wisata yang terus berkembang, hasilnya kini Nglanggeran menjadi salah satu destinasi wisata utama di Yogyakarta.

Selain itu Nglanggeran juga sangat konsen terhadap pola pengembangan wisata berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini terbukti pengelolaan seluruh obyek dan setiap relung peluang yang ada di Desa ini sepenuhnya dijalankan oleh anak-anak muda setempat. Sekedar informasi, Desa Nglanggeran adalah Desa yang membuktikan para pemuda-nya tak perlu mengadu nasib ke kota atau ke negeri lain karena Desa telah menyediakan beragam peluang pekerjaan melalui pengembangan wisata.

Konsep pengembangan Desa wisata Nglanggeran berbasis pelestarian lingkungan sehingga Desa ini bukan hanya semakin masyhur dan menjadi primadona wisata melainkan juga menjadi semakin asri karena harmoni dengan alam menjadi ruh utama pengembangan wisata. Salahsatu contohnya, pembangunan rumah di Desa ini harus berorientasi pada keselarasan alam dan nuansa lokal agar tidak merusak atmosfir alami yang menjadi magnit wisata itu.

Nganggeran termasuk dalam 13 Geosite yang ada di Gunungkidul dalam “Global Geopark Network Gunungsewu”. Desa ini memiliki tiga maagnit wisata utama yakni Gunung Api Purba berupa gunung bebatuan berukuran gigantik yang memiliki pemandangan mengagumkan. Kedua, kolam air di puncak bukit yang menyajikan pemandangan elok hamparan alam pegunungan dan air terjun alami. Belum lagi pesona budaya masyarakat pedesaan yang ramah dan sajian kuliner sehat dan bercita-rasa Desa yang original.

Deretan pesona wisata itu mengundang setidaknya berkisar 1,5 miliar Rupiah setiap bulannya diraup Desa Nglanggeran sebagai pendapatan asli Desa dari bidang pariwisata saja sebagai hasil dari 5000 pengunjung dalam sebulan yang datang untuk memanfaatkan beragam paket wisata seperti camping ground, homestay.

© 2017, bastamanography.id.

saya percaya para pengunjung dan pembaca tulisan-tulisan di website ini adalah mereka yang termasuk golongan cerdas dan terpelajar, yang mampu berkata santun, berkritik disertai saran yang membangun dalam berkomentar, terima kasih ..