Saat-saat Terindah Menjadi Seorang Dokter

Menjadi seorang dokter dengan segala kewajibannya adalah sesuatu yang sangat unik jika dibandingkan dengan profesi lainnya, dimana profesi dokter tidak mengenal kata “pensiun” dan tanggung jawab terbesar adalah tanggung jawab moral kepada Allah Yang Maha Kuasa karena selain telah bersumpah yang berawal kalimat, “Demi Tuhan”, juga profesi dokter berhubungan langsung dengan nasib hidup matinya seseorang yang membutuhkan pertolongan.

Dan pengalaman-pengalaman yang membahagiakan dan terindah saat berpraktik menjadi seorang dokter sungguh tidak dapat terhitung, namun inilah beberapa yang dapat disebutkan, yaitu,

  1. mendengar kembalinya suara detak jantung ketika resusitasi pasien,
  2. setelah operasi yang sulit di mana hanya ahli bedah yang tahu bagaimana dirinya dalam situasi amat genting telah berhasil menyelamatkan hidup pasiennya,
  3. tangisan bayi baru lahir,
  4. pulihnya pasien dari kelumpuhan,
  5. ketika pasien sadar dari keadaan koma.
  6. ucapan “terima kasih” yang tulus dari pasien,
  7. ketika seseorang mengenali anda di tengah kerumunan orang dan mengucapkan terima kasih di depan anak-anak atau keluarga anda,
  8. ketika seorang pasien termiskin membawakan buah tangan apa adanya sebagai ungkapan terima kasih karena melayani mereka secara cuma-cuma,
  9. ketika orang di tempat kerja mengatakan “istirahatlah sejenak .. anda sudah bekerja terlalu keras”.
  10. ketika polisi lalu lintas “membiarkan anda pergi” untuk pelanggaran ringan hanya karena anda seorang dokter yang sedang dalam perjalanan ke keadaan darurat.
  11. ketika seseorang mengatakan “saya ingin saya atau anak saya menjadi seorang dokter seperti anda”.

Kehidupan seorang dokter setiap hari diisi dengan air mata dan senyum, dan seorang dokter harus menyeimbangkan dengan menggunakan ketulusan jiwanya sebagai titik tumpu. Ancaman kematian bisa datang pada setiap orang, dan dokter yang berdiri untuk menyelamatkan kehidupan orang lain tanpa berpikir apakah mereka orang baik atau buruk, teman atau musuh.

Siapa yang akan percaya bahwa uang, rumah, keluarga, mobil, penampilan, kemewahan, dan bahkan cinta, asmara adalah kebahagiaan kedua untuk sebagian besar dokter, setelah mereka menjumpai dan mengatasi semua masalah pasien mereka?

Kebanggaan yang lain yang tak ternilai, adalah di saat menerima imbalan atau penghargaan non materi meskipun materi tetap dibutuhkan oleh seorang dokter dalam menghidupi keluarga untuk sesuatu yang lebih baik lagi.

 

© 2017, bastamanography.id.

saya percaya para pengunjung dan pembaca tulisan-tulisan di website ini adalah mereka yang termasuk golongan cerdas dan terpelajar, yang mampu berkata santun, berkritik disertai saran yang membangun dalam berkomentar, terima kasih ..